Sirkus Kedunguan

Published 29 Desember 2015 by endangkurnia

a

Albert Einstein pernah berkata, “Ada dua hal yang tak memiliki batas, pertama adalah alam semesta, yang kedua adalah kebodohan, tapi saya tidak begitu yakin dengan alam semesta.”

Berdasarkan teori intelegensi ganda (Multiple Intelegence) ditemukan dan dikembangkan oleh Howard Gardner, dalam bukunya Frames of Mind pada tahun 1983. Dalam keadaan emosional (marah), tubuh memproduksi hormon adrenalin yang meningkatkan denyut jantung & tekanan darah yang dapat mempengaruhi performa kerja otak.

Dalam keadaan emosional, adrenalin dapat menyebabkan manusia kehilangan kemampuan berpikir rasional (kehilangan sementara 10-15 poin IQ).

Membenci adalah sebuah situasi emosional tidak menyukai secara ekstrim yang terasosiasi dengan kemarahan bahkan agresivitas. Dengan kata lain membenci juga dapat membuat seseorang kehilangan kemampuan berpikir rasional, dapat menurunkan tingkat IQ seseorang secara signifikan.

Kebencian menyebabkan kebodohan, dan kebodohan mengasah talenta miskonsepsi. Pembenci akan mengembangkan keterampilan gagal paham epik yang menular mengkontaminasi lingkungan sekitarnya, mengisi cangkang-cangkang kosong melahirkan imbesil-imbesil baru sampai membentuk sebuah legiun.

“Never underestimate the power of stupid people in large groups”, (jangan pernah menganggap remeh kedunguan dalam gerombolan besar).

Karena kebodohan massal adalah kekuatan. Filosofi inilah yang digunakan oleh para ekstrimis saat memanipulasi massa yang terlalu naif untuk memfilter informasi, mereka yang tidak punya bekal cukup untuk membedakan yang mana benar & yang mana salah, komoditas sempurna untuk pembodohan sistematis, terstruktur & massif.

Lalu massa yang tak berdaya ini diajarkan lagi cara memarkir akal & logika memastikan metamorfosis mereka menjadi sosok imbesil sempurna, berjama’ah mengucapkan, “Kamu sesat, aku yang benar.”

Karena dalam sirkus kedunguan para pembenci, massa ditipu untuk berpikir mereka memperjuangkan Islam, tanpa sadar sebenarnya mereka telah murtad meninggalkan Islam dan memeluk agama baru.

Rukun Iman agama mereka adalah:
1. Kamu sesat.
2. Bila kamu benar, kembali ke rukun no.1

Ayo tekan kedunguanmu.
Endless Kurnia,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: