Sela

Published 29 Desember 2015 by endangkurnia

Usai meniti anak tangga, doa terbata-bata. Seperti kata yang dimainkan cahaya di jendela. Usai menangis penuh cinta dari Yang Maha Cinta, aku semakin merasa hidup meskipun seolah melangkah, ada saatnya berhenti sejenak. Menanam pengertian ke dalam benak, “Allah sayang padaku”.

Endless Kurnia,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: