Logika Mukhlasin

Published 29 Desember 2015 by endangkurnia

8

Sebut saja ada seseorang namanya Mukhlas.

Rumus: Semua orang digoda syaitan, tidak terkecuali si mukhlas juga digodanya.

Satu pagi si Mukhlas dicela oleh temannya. lalu syaitan berbisik “Balaslah celaan temanmu itu, jangan mau kamu seenaknya dicela, dimana harga dirimu.” Tapi si Mukhlas hanya tersenyum saja dengan celaan temannya dan tidak membalas.

Satu siang si Mukhlas kehilangan dompetnya yang berisi uang. Syaitan pun berbisik “Mengeluhlah, kan di dompet itu ada uang yang engkau dapatkan karna kerja keras. Sayang sekali, sia-sia pekerjaanmu nggak ada hasilnya” Tapi si Mukhlas hanya tersenyum saja dan tidak mengeluh.

Satu sore, lamaran si Mukhlas kepada seorang wanita pujaan ditolak oleh orang tua wanita. Syaitan pun berbisik “Bersedihlah, karna lamaranmu ditolak. Dimana lagi kamu bisa dapatkan wanita seperti itu.” Tapi si Mukhlas hanya tersenyum saja dan tidak bersedih.

Satu malam motornya si Mukhlas diserempet orang dan spionnya pecah. Syaitan pun bebisik “Marahlah dan minta ganti. Jangan mau barangmu dirusak orang seenaknya.” Tapi si Mukhlas hanya tersenyum saja dan tidak marah.

Ada banyak kejadian-kejadian yang menimpa Mukhlas dan syaitan selalu membisikkan pada setiap kejadian-kejadian agar si Mukhlas tersesat dari kemurnian imannya, sehingga ia tergelincir untuk marah, bersedih, mengeluh, iri, benci, ghibah, riya, hasud, sombong, tamak, dan sebagainya. Tapi si Mukhlas hanya tersenyum saja dan tidak pernah terpengaruh bisikan-bisikan syaitan.

Karena tidak bisa digoda, lama-lama syaitan kesal juga “Dasar si Mukhlas gila. Diajak gini gitu nggak mau, dibisikin supaya begini begitu nggak mau.. Tau ah.. bingung gue..!! Capek rasanya menghasut si Mukhlas ini.. Dia cuma balas pakai senyum aja. Emangnya gue badut apa disenyumin terus. Daripada ngabisin waktu yang sia-sia godain si Mukhlas, mending gue menghasut orang-orang jelek yang lagi baca tulisan ini. Siapa tau aja ada yang marah.”

Akhirnya si syaitan pun berputus asa menghadapi si Mukhlas.

Begitulah kira-kira dasar logika, contoh ilustrasi dan makna dari sebuah ayat: “(Iblis berkata) aku akan menyesatkan mereka semua. Kecuali hamba-hamba Allah yang mukhlas.”

Referensi: QS. Al-Hijr, 15: 39-40.

Semoga menjadi mukhlasin.
Endless Kurnia,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: