Islamphobia

Published 29 Desember 2015 by endangkurnia

2

Saya tidak akan membantah bahwa ada orang-orang yang menderita islamphobia. Orang-orang yang takut pada Islam dan muslim.

Dalam pengantar buku tentang sejarah hidup nabi Muhammad Saw, Karen Armstrong menulis panjang lebar tentang bagaimana sosok nabi Muhammad Saw digambarkan secara buruk di sepanjang sejarah Eropa. Demikian pula halnya dengan kaum muslim.

Phobia terhadap Islam kemudian juga berkembang oleh adanya fenomena migrasi manusia dari berbagai tempat di Afrika dan Timur Tengah, menuju negara-negara Eropa Barat dan Amerika. Lalu terjadilah benturan-benturan antara penduduk “asli” dengan kaum pendatang. Salah satu sisi benturan itu menyangkut identitas agama. Dalam hal ini agama kaum pendatang kebanyakan adalah Islam. Benturan-benturan yang semula adalah benturan antara penduduk “asli” dengan pendatang, sering kali tampil dalam wujud anti Islam.

Barat, terutama Amerika, punya kepentingan besar di Timur Tengah. Mengapa Amerika perlu mengerahkan kekuatan militer besar di sana? Mengapa uang pajak dihabiskan untuk membiayai perang-perang yang sebenarnya tidak ada kaitannya dengan rakyat Amerika? Mengapa ribuan jiwa anak muda perlu mati di medan perang itu? Politikus Amerika perlu memberi alasan bagi petualangan mereka. Maka diciptakanlah dongeng;dongeng tentang terorisme. Tidak hanya dongeng, Amerika menciptakan teroris-teroris itu, hadir di ruang nyata. Maka citra Islam adalah teroris yang harus diperangi dipropagandakan, untuk membenarkan petualangan politikus.

Tapi benarkah ketakutan orang-orang pada Islam dan muslim adalah ketakutan yang sama sekali tidak beralasan? Menurut saya tidak juga. Suka atau tidak, saya harus mengakui fakta bahwa ada sebagian orang Islam yang mengangap non-muslim itu musuh. Membunuh kafir adalah ibadah. Lalu ada pula orang-orang yang beranggapan bahwa sistem Barat itu buruk semua, dalam segala aspek. Karena itu sistem itu perlu dilawan, bahkan harus dimusnahkan.

Di tengah kehidupan di negeri Barat, mereka mencoba membangun sistem baru, yaitu sistem Islam. Islamphobia adalah penyakit dengan sebab-sebab yang rumit. Pihak non-Islam punya peran menumbuhkannya. Namun pada saat yang sama, orang-orang Islam sendiri juga berperan besar. Banyak yang bertindak-tanduk seolah membenarkan stigma-stigma negatif yang sudah ada di benak orang sejak lama.

Jadi, kalau orang-orang Islam tidak suka dengan islamphobia, maka perlu kiranya mereka juga mengoreksi diri, agar tidak semakin membuat penyakit itu tambah parah.

Cek keislaman pada dirimu.
Endless Kurnia,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: