Antara Al-Masihku dan Al-Masihmu

Published 29 Desember 2015 by endangkurnia

h

Allah Mengabarkan Kelahiran Al Masih. Al-Qur’an menceritakan keajaiban kelahiran Al Masih; (Ingatlah), ketika Malaikat berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah) (Ali Imran; 45).

Allah menceritakan tentang Isa Al-Masih lengkap di Quran surat Maryam. Namun untuk tulisanku kali ini, aku hanya menyertakan tentang kelahirannya saja pada Qur’an surat Maryam ayat 30-36 sebagai berikut:
30. Berkata Isa: “Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi. 31. dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup; 32. dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka. 33. Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali.” 34. Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya. 35. Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: “Jadilah”, maka jadilah ia.36. Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahIah Dia oleh kamu sekalian. Ini adalah jalan yang lurus.

Aku mendapatkan cerita tentang Isa Al-Masih putra Maryam dari Imama Ali alaihissalam. “Beliau itu menggunakan sebongkah batu untuk bantalnya, memakai pakaian kasar dan memakan makanan kasar. Bumbunya adalah lapar. Lampunya di malam hari adalah bulan. Tempat berteduhnya di musim dingin hanyalah rentangan bumi ke timur dan ke barat. Buah-buahan dan bunga-bunganya hanyalah yang tumbuh dari bumi bagi ternak. Beliau ‘Alaihis salam tidak mempunyai istri untuk menggodanya, tak ada pula anak untuk memberikan kepedihan kepadanya. Tak ada kekayaan untuk menyelewengkan (perhatiannya), dan tak ada keserakahan untuk melalaikannya. Kedua kakinya adalah kendaraannya dan kedua tangannya adalah pelayannya”.

Jalaludin Rumi dalam puisinya, “Tubuh adalah Maryam, masing-masing kita mempunyai Al-Masih didalamnya. Jika kepedihan/penderitaan datang maka Al-Masih akan lahir. Tetapi jika tidak maka ia akan pulang membawa rahasianya sebagai mana rahasia kedatangannya. Oleh karenaya kita akan kehilangan hikmah-hikmahnya”.

Dari puisi tersebut bisa dijelaskan bahwasannya semua penderitaan hidup adalah jalan menuju kesejatian, atau jalan menuju cinta. Artinya orang yang kaya penderitaan hidup akan lebih memahami sejatinya hidup. Tentu saja jika ia pandai memaknai penderitaannya. Rumi menyebut penderitaan sebagai jalan bagi lahirnya Al-Masih, yang memang identik dengan cinta/kasih. Baginya, Al-Masih tidak akan lahir kalau Maryam tidak menderita. Sebagaimana Qur’an tidak akan lahir kalau Muhammad tidak mengalami penderitaan hebat dalam hidupnya. Jadi dua-duanya, Al-Masih dan Qur’an adalah buah dari penderitaan.
Qur’an dan Al-Masih adalah sama-sama firman Tuhan yang lahir dari tubuh yang berbeda, Maryam dan Muhammad. Ketika firman itu melalui perempuan, ia berupa manusia yaitu Nabi Isa a.s atau dengan nama lain Isa Al-Masih. Namun ketika melalui laki-laki, firman itu berupa Al-Qur’an. Maryam dan Muhammad adalah wadah yang sempurna bagi manifestasi firman Tuhan ke dunia.

Maka tugas kita semua adalah untuk melahirkan Al-Masih kita ke dunia. Jika yang kita lahirkan benar-benar Al-Masih maka pastilah tidak mengandung kebencian dan prasangka buruk, karena apapun yang lahir dari kemurnian hanya mengandung cinta.

Al-Masihku itu adalah ia akan tetap lahir dalam diri sebagai seorang nabi yang dikenal sebagai Nabi Isa alaihissalam. Jika Al-Masihmu bermankna lain maka kau tetap saudaraku sesama manusia.

Saudaramu, Endless Kurnia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: