Perdebatan Kecil

Published 22 Desember 2015 by endangkurnia

11

Antara kami, selalu saja ada yang bisa diperdebatkan. Siapa menyalakan kata pertama, atau siapa akan mengalah dan merasa ada yang mesti disesalkan.

Bagi kami, puisi bukan bilik sunyi penuh misteri. Kami menilik setiap bunyi yang tumbuh dalam diri. Lalu kami berbagi, dia padankan dengan sedihmu atau kupasangkan di dada bahagia. Tapi selalu saja perdebatan kecil itu terjadi. Seperti menempatkan kata sambung yang dirasa tak perlu, atau memetaforakan dengan diawali kata “seperti” yang seolah begitu umum.

Belum lagi tentang gaya bahasa ala pantun dengan beragam sampiran, atau menuliskan seperti menulis surat dan doa. Hanya kami maklum, setiap puisi bisa jadi memang pemikiran yang buru-buru dilahirkan. Tanpa ada yang memintanya untuk dihadirkan diantara kami berdua, itu cinta.

Endless Kurnia,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: