Istigfar untuk Umat

Published 22 Desember 2015 by endangkurnia

rasul

Nabi Saw adalah pribadi yang komplit untuk dicontoh, telah diketahui bahwa Nabi Saw juga manusia yang tentunya bisa kita contoh. Lalu apa yang harus kita contoh dari Nabi Saw di zaman kekinian? Pertama dan yang paling utama, tentu ibadahnya. Karena memang orang yang paling taqwa dan paling dekat kepada Allah Swt dari kalangan manusia ya Nabi Saw. Jadi tak ada lagi contoh paling nyata untuk menjadikan diri dekat kepada Allah Swt kecuali ya mengikuti Nabi kita ini. Kalau ada orang yang bersih hatinya, itu Nabi. Kalau ada yang paling ikhlas niatnya, pasti Nabi. Kalau ada orang yang sudah diampuni dosanya, itu juga Nabi. Kalau ada orang yang sudah dipastikan masuk surga, itu pasti Nabi, walalu demikian Nabi Saw dalam sehari tidak pernah beristighfar (meminta ampun) kepada Allah Swt kurang dari 70 kali. Dalam riwayat lain, tidak pernah kurang dari 100 kali. Dosanya sudah diampuni, dipastikan masuk surga, dicintai Sang Khaliq, beliau yang memimpin para ahli surga, dan beliau yang membuka pintu surga.
Suatu kali malaikat Jibril bertanya apa yang membuat Nabi Saw selalu meminta ampun kepada Allah sedangkan ia telah diampuni dosanya dan surga diperuntukkan baginya. “Semua ini kulakukan untuk memohonkan ampun untuk umatku dan masuk surga bersamanya”.

‪#‎Allahumma‬ sholli ala sayidina Muhammad wa ala ali sayidina Muhammad.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: