Tanah

Published 29 September 2015 by endangkurnia

12

Setiap manusia harus menyadari bahwa dirinya tercipta dari tanah bukan dari emas atau berlian. Lantaran sehebat-hebatnya manusia ia akan tetap saja ada yang menginjak-injak. Tidak peduli juga terjadi dengan para nabi. Tetapi tanah adalah bahan yang mudah dibentuk. Di dalam tanah juga terdapat banyak sekali mineral, harta karun dan bahan-bahan yang bisa dibuat apa saja untuk kebutuhan manusia. Maka dari tanah manusia itu terjadi, dari tanah pula mereka makan, dari (dalam isi) tanah pula mereka membuat kebutuhan-kebutuhan mereka, dari tanah pula mereka tinggal, kepada tanah pula mereka berpijak dan kepada tanah pula mereka kembali (meleburkan jasad diri).

Jadi wajar kalau dalam perilaku manusia selalu menginjak satu sama lain. Lihatlah apa yang kita injak..? Kita juga mungkin menginjak bahan dasar diri kita sendiri dan orang lain. Dan wajar pula jika manusia ingin lebih tinggi dari yang lain karena merasa sakit diinjak dan ingin melapaskan diri dari injakan. Dan wajar pula bila kita diperintahkan untuk saling berkasih sayang kepada sesama karena (mungkin tanpa disadari sebenarnya) kita sama-sama saling menginjak dan diinjak.

Salam dari makhluk asal tanah.
Endless Kurnia,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: