Jatuh Tertunduk

Published 29 September 2015 by endangkurnia

2

Beranjak tak terasa sampai terbang hendaklah kemana menjangkau bukit dan langit kejauhan, tubuh-tubuh terdampar di hati pula tiada surut mimpi mengalir menanam jala di setiap lekuk-liku. Sepanjang langkah segera keringatnya, tegak pula dahaga tak hendak pergi di tengah badai. Kau bernyanyi rindu alam yang selalu menusuk kalbu, tatap merayu dalam cokelat mata mempesona. Kau tak menanti roda-roda terus berputar jauh sekeras nafas sekepal tangan nyata juga, kau hendak merebut kemenangan kecuali jatuh tertunduk surut.

Aku memilih berdamai dan memelukmu ketimbang jatuh tertunduk.
Endless Kurnia,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: