Sepotong Bahagia

Published 25 September 2015 by endangkurnia

9

Ketika hembus angin dingin tak juga meninggalkan hatiku, rupanya ada sepotong kabar yang hendak dibisikkannya, tentang sebuah bahagia. Ah bukan, ternyata bukan hanya sekedar mengabarkan, lebih dari itu, ia menularkan.

Maka kenalilah seulas senyum pagi ini, yang merekah tanpa keinginan lain selain untuk merayakan senyumanmu, di ujung sana. Bersulang untuk jiwa yang kini menjumpai musim seminya, di mana bunga-bunga bermekaran dan aroma wangi merebak, membius.

Tunggu sebentar!

Biar kutitipkan doa pada sinar mentari yang menghangat di balik jendela, sebelum pagi beranjak. Sebentar saja, aku hanya ingin meramunya bersama sepucuk cinta yang kurapalkan tanpa jeda bersamaan sholawat di dalamnya. Mumpung sunyi masih meringkus hari, sedang dingin membekap ingin. Nantikan ia di ambang pintu, ya. Aku telah menitipkan kotak merah yang ruah oleh doa atas cinta juga keluarga. Di sana bisa kau simpan juga kisah-kisah berwajah merah muda, serta asa yang masih setia kau rawat dan kau jaga. Atau apa saja, mungkin hendak juga kau amankan hatimu yang kini buncah oleh bahagia, agar istimewa pada saatnya. Ah, segalanya, kau bisa simpan segalanya di sana.

Dan, tolong dengarkan ini baik-baik!

Aku sungguh bahagia karena Allah bersama engkau.

Endless Kurnia,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: