Komentarku: Islam Nusantara

Published 23 September 2015 by endangkurnia

Kalau kita ngomong soal Islam Nusantara, pasti diributin. Kita dibenturkan pada idealisme bahwa Islam itu satu. Menyebut Islam Nusantara seolah kita sedang memecah belah Islam.

Saya tidak terlalu peduli soal apa sebutannya. Tapi faktanya Islam yang hidup dalam aktivitas keseharian kita memang beragam. Meski bersumber dari satu paket Quran-Hadist dalam hal ajaran, dalam praktek Islam terbagi-bagi oleh berbagai mazhab interpretasi, latar belakang sejarah, bahkan kepentingan duniawi.

Islam yang kita promosikan, apapun namanya, adalah Islam yang minim tunggangan kepentingan, jauh dari cara-cara kekerasan, sebagaimana Islam yang kita saksikan membentuk wajah kisruh Timur Tengah saat ini.

Islam yang kita promosikan membawa damai, kehidupan nyaman, memberi solusi atas masalah yang kita hadapi. Bukan Islam yang tanpa pikir merujuk pada teks secara buta, membuat kita seakan harus kembali hidup dengan cara hidup orang Arab abad ke 7.

Apapun sebutan Islamnya tetap damai.
Endless Kurnia,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: