Catatan Alay Episode 12

Published 23 September 2015 by endangkurnia

5

Salam.. Bulan penuh berkah ini semoga melimpah padamu yang siapa dan dimana, entah.

Kelak hari-hari di sampingmu bukan berarti tak akan tersentuh duka, tapi kesedihan seperti apapun, selama aku menghadapinya bersamamu, akan selalu lebih baik daripada ruang sunyi tempat aku menyadari bahwa aku sendiri, dan semua telah pergi. Kumohon Dear, berjanjilah untuk tak pernah meninggalkan jika suatu hari nanti kita dipertemukan.

Dear, bahkan kini aku tak tahu namamu, rupamu, tapi padamu aku menaruh harapan yang besar untuk memecah semua perasaan ini. Padamu aku ingin berlari dari semua sepi, dari semua sakit hati, dari semua rasa tak berarti. Padamu aku berharap akan menemukan rengkuh yang melindapkan semua resah. Semoga tidak terlalu awal untuk berterima kasih, karena pada masanya nanti, kata-kata saja tidak pernah cukup untuk itu.

Terima kasih, Dear, karena bersedia belajar, untuk menjadi yang terbaik untuk kumiliki kelak. Terima kasih untuk tetap berjalan menuju titik temu kita meski kini mungkin kau sedang melakukannya dengan dada yang luka, dengan langkah yang berdarah. Suatu hari nanti, kau akan menjadi hulu untuk semua syukurku, hilir dari semua rasa cinta kasihku.

Terima kasih🙂

Dari aku, di ruang penantian.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: