Rasa Cinta_3 the end

Published 3 Mei 2015 by endangkurnia

5

Cinta yang tulus dan suci tentu tak berharap ada noda karna setitik noda pada lembaran kain putih tetap saja dikatakan kotor. Ketika itu telah kotor maka pantaskan dikatakan cinta yang tulus, bersih dan suci?

Untuk yang belum menikah: Cintailah seseorang yang pantas dicintai yang tidak memberikan sepercik kotoran yang ia berikan untukmu karna jika kau tidak teliti maka kaupun akan menjadi bagian dari kotoron itu karna datang dari sosok yang kotor.

Hati-hatilah dalam berbuat sebagaimana cara kita mencintai Rasulullah yang tentu tidak ingin menyakiti Rasulullah walaupun terpisah oleh dua tempat. Jika anda berkata bagaimana cinta yang tulus, ikhlas dan ridho sebenarnya?

Maka jawabanku satu-satunya adalah: Lihatlah keluarga, sahabat, tabiin, tabiun mencintai Rasulullah. Itulah cinta sejati yang sejatinya mengharap cintanya Allah.

Dipeluk cinta dari Yang Maha Kuasa.
Endless Kurnia,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: