Rahasia Cinta Tulus

Published 3 Mei 2015 by endangkurnia

Banyak cinta yang lain. Cinta yang dilandasi nafsu memiliki syahwat yang merusak. Cinta yang melahirkan rasa posesif dan menumbuhkan kecemburuan yang kadang berujung kekerasan bahkan kematian. Cinta yang menyebabkan sang pencinta menjadi buta melihat kesalahan, baik diri maupun yang dicinta, menumpulkan nalar dan melahirkan taqlid buta. Cinta yg bisa memerosokkan manusia pada kelalaian, keterlenaan, bahkan kebatilan.

Tapi ada cinta yg ikhlas. Cinta yang tak mesti berbalas. Cinta yang hanya inginkan kebaikan bagi yang di cintai. Cinta romantis yang hadirnya menyuguhkan indah dan bahagia semata. Cinta yang lahirkan nasihat dan peringatan agar tetap di jalan kebaikan. Cinta yang memberi energi tak terputus yang hebat, bagi yang di cintai pun bagi yang mencintai.

Cinta yang melahirkan romantisme, karena menyuguhkan kisah-kisah indah bernuansa pengorbanan yang luhur.
Itulah cinta yang agung karena ialah cinta yang semata dilandasi cinta kepada Ilahi Rabbi.

Cinta sejati ini tidak berbatas sekat keyakinan. Ia menjangkau universe dan kemanusiaan. Bahkan tetap ditujukan kepada yang jahat dan memusuhinya sekalipun. Karena cinta tulus ini memahami, semua manusia diciptakan oleh Tuhan yang dicintaiNya. Karena itu, kritiknya adalah pada kesalahan perbuatan, bukan pada pribadi yang memusuhinya.

Karena itulah, kita mengenal dalam kisah sejarah manusia-manusia yang agung, orang-orang yang semula membenci dan memusuhinya, akhirnya terjatuh dalam cinta kepada pribadinya.

Beruntunglah manusia dan bangsa yang banyak memiliki cinta tulus seperti itu. Tapi adakah kita pribadi mulai belajar cinta yang tulus seperti itu?

Endless Kurnia,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: