Catatan Usai Sholat 17 Tahun Lalu

Published 10 Januari 2015 by endangkurnia

Aku merasa ada yang berubah, ada yang hilang, ada yang berganti.

Di pojok sana, dulu selalu kudapati seorang ibu tua renta, terduduk dengan segenap simpuh di atas sejadah yang nyaris lusuh.
Darinya pernah kutemukan binar mata jernih yang mengajari aku ikhlas. Darinya pernah kudapati ketangguhan yang tampak rapuh, namun menularkan aku semangat.

Perempuan tua itu, yang selalu memapah kakinya melangkah menuju mushola, dan menempati tempat yang sama, tahun ke tahun, menjadi orang pertama yang menggelar sejadahnya, jauh sebelum adzan magrib dikumandangkan, kini ia tak lagi ada, tak lagi menjadi orang yang tak pernah memiliki alasan untuk tidak shalat berjamaah di mushola, meski ia harus tertatih untuk itu. Dinding membisu, mungkin menyimpan rahasia, atau masih berduka, atas jatah usianya yang telah purna.

Di antara lingkaran itu, jua pernah ada tawa yang pernah digaungkan bersama kala itu. Canda di sela diskusi usai tadarus yang digelar ba’da magrib menjelang isya. Teman-teman yang mengajariku banyak hal, kini satu per satu dibawa pergi oleh waktu, berjejak ingatan yang membiaskan rindu.

Haruskah aku bertanya kemana? Ketika bahkan aku tau, bahwa pertanyaan tersebut adalah kunci bagi luka, untuk menyelinap ke dalam dada. Ya, terkadang ada rasa sakit yang dilimpahkan kehilangan, kehilangan sesuatu yang sejatinya tidak aku miliki, dulu lebih banyak menghabiskan waktu di mushola. Dari sering berada di mushola lah, Allah yakinkan aku untuk menutup aurat di usia 11 tahun.

Waktu, kusadari telah jauh berlari, dan keadaan telah berganti, hanya aku di sini, berhenti di ruang bernama kenangan, ditinggalkan sendiri. Aku ingin waktu 17 tahun lalu, tapi bukankah detik tak bisa berjalan mundur?

Di milenia waktu manapun harus belajar lebih baik lagi.
Endless Kurnia,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: