Catatan Alay Episode 5

Published 10 Januari 2015 by endangkurnia

Dear, kini kita sedang berada dalam gelap. Kita meraba, berjalan pelan, belajar melihat apa yang tak nampak, belajar membuat keputusan-keputusan untuk berhenti atau melawan semua kecemasan, belajar menjadi nahkoda yang menyetir hidup kita, meski selalu ada peluang untuk karam atau tenggelam, belajar lebih peka terhadap keadaan, belajar mengatasi semua keragu-raguan, untuk menuju cahaya.

Tempat kita akan saling menemukan. Ruang terang yang akan menjadi tempat kita bersulang, dan saling menukar janji untuk tak saling meninggalkan, selepas jatuh dan bangkitnya kita berjalan dalam kesendirian.

Maka kelak, “kita” akan menjadi hadiah terindah, yang membuat doa dan harapan apapun yang pernah kita rapal dalam resah seolah terkabulkan semuanya. Sayangnya, memang tak pernah ada hadiah yang diberikan tanpa pengorbanan. Biarlah peluh ini, gundah ini, luka-luka ini, penantian ini, yang akan sedikit demi sedikit menggeser langkah kita untuk menjadi semakin dekat.

Jangan pernah menyerah.

Sampai jumpa di titik temu.
Endless Kurnia,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: