Menebar Manfaatkah di Facebook?

Published 3 September 2014 by endangkurnia

Apakah kita penebar manfaat melalui status, catatan dan lainnya di sini?

Jika jawabannya ‘Ya’, maka syukurlah pantas kita rasakan. Setelah jawaban ‘ya’, masih ada soalan lain: “Apakah memang kita ikhlas murni melakukannya untuk kebaikan atau ketinggian diri semacam pencitraan?”

Maka, jawablah dengan suara hati dan gaungkan di jiwa sendiri. Kenapa kita bertanya seperti itu? Karena bukan tidak mungkin seorang yang mengawali pagi hari
dengan kesempurnaan ikhlas, lalu di siang hari tergiur pujian, menjelang sore letih dipuji dan ketika malam berbangga diri
sambil mengingat kebaikan sendiri sebelum tidur.

Awalnya bisa jadi kita begitu tulus menebar manfaat, kemudian dipuji karenanya, merasa senang dengan pujian [yang ini tidak salah], namun terlena dan merasa bahwa pujian manusialah upah baginya hingga ia puas sendiri.

Mana yang lebih ‘mengena’ di jiwa kita?
a. Ilmu yang kita sebarkan, atau
b. Komentar manusia
?

Rahasiakan jawaban. Sungguh ini hanya diperuntukkan untuk bercermin saja. Semoga jalan kita tetap melurus.

#Lagi ngaca (ngaca bermuhasabah dan nulis ini di depan kaca)

Endless Kurnia,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: