Memata Airkan Air Mata

Published 22 Juli 2011 by endangkurnia

Akankah jiwa meratap
Bangkit dari terpuruk nista
Sebab semalam hitam
Di petualang kelam

Mengapa tak membujuk alir air
Mengalir di sepanjang jalan setapak
Tersungkur menemui diri
Dengan segenap rasa tersisa

Waktu berburu hampir usai
Anak panah terlepas dari busur
Mematahkan tulang-tulang rapuh
Dulu melupa waktu memacu

Kini doa membakar sesal
Bagaikan syair-syair berirama sendu
Mendayu di sesak nafas tandus
Memata airkan air mata

Endless Kurnia
230511

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: