Di Tepi Pantai Keimanan

Published 31 Mei 2010 by endangkurnia

Setiap manusia pastilah akan memasuki pagi dan petang dalam takaran usia yang tersembunyi dari pengetahuan manusia. Apabila manusia bisa melewati setiap jeda usia dengan nama kebaikan, maka lakukanlah secara berkelanjutan. Bergegaslah, menyusuri rentang kesempatan yang diberikan jatah usia itu di tepi keimanan dimana begitu sejuk udara yang merasuki lubang hidung. Sebelum kita tak dapat lagi mersakan nafas kesejukkan. Kehidupan ini ditakdirkan Allah sebagai satu pengembaraan yang jauh, yaitu bermula di alam kandungan dan akan berakhir di alam akhirat. Karena itulah, Nabi Muhammad Saw mengingatkan dalam sabdanya, “Jadikanlah dirimu di dunia ini sebagai musafir atau orang yang dalam perjalanan” (HR. Ibn Umar)

Umpama pepatah mengatakan langit tidak selamanya cerah, begitu juga dengan untung nasib dan ketentuan manusia. Bahkan, dalam meniti perjalanan hidup pasti ada satu masa seseorang melalui titik kesengsaraan dan kekecewaan. Bagahia dan ketenangan hati yang dikecap sekian lama bagai lenyap begitu saja. Tiada yang menyangka dengan kedipan mata, kita mungkin kehilangan orang yang dikasihi. Kebanyakan kita mungkin merasa kecewa, sedih dan stress pada permulaanya, pikiran buntu membayangkan kehidupan diri. Dan lebih ditakuti apabila kita akhirnya menyalahkan takdir. Malah ada kabar menyebutkan bahwa si fulan bunuh diri atau perkara yang tidak waras akibat tekanan hidup.
Keterbatasan seorang hamba yang lemah tak akan membiarkan diri terlepas dari sandaran yang Maha Kuat dan Perkasa. Hidup tak dibiarkan tenggelam dari bahtera keimanan yang menjadi panduan dalam segala hal. Tahu kapan saatnya berlabuh di tepi pantai.

Katakanlah: Wahai hamba-hambaKu yang telah melampaui batas terhadap diri mereka sendiri (dengan perbuatan maksiat), janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah, karena sesungguhnya Allah mengampunkan segala dosa, sesungguhnya Dialah jua yang Maha Pengampun lagi Maha Pengasih( Azzumar: 53).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: