Sebuah model, Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk pelajaran bahasa Inggris di kelas X sekolah SMA sederajat. Untuk mendownload silahkan klik link di bawah ini….
Arsip
All posts for the month Oktober, 2011
Sekedar Salam (2)
Published 27 Oktober 2011 by endangkurnia“Ndah, temen-temen banyak yang minta arsip cerpen karya Jundullah, dapat dari mana sih Ndah?” tanya Gita suatu siang di ruang redaksi.
“Ya, dapet dari si penulis-lah, Jundullah” Jawab Endah santai sambil terus melanjutkan pekerjaannya.
“Iya, aku tau. Tapi maksud Gita si Jundullah itu anak mana?” tanya Gita keki.
Indah diam, kenapa baru sekarang pertanyaan itu ada. Setelah dua buah cerpen karya Jundullah yang ia terbitkan di mading, sampai saat ini Endah tidak tahu siapa itu Jundullah.
“Ndah…” Gita menghampiri.
“Kok jadi bengong Neng?” lanjut Gita.
“Karena aku enggak tau harus jawab apa pertanyaan kamu?” jawab Endah singkat.
“Cerpen-cerpen itu dikirim ke aku via email dan aku belum pernah tanya identitas penulis” Endah menjelaskan.
“Nih, cerpen dan puisi yang baru dikirim Jundullah.“ Gita menerima kertas yang disodorkan Endah.
“Git, kamu udah wawancara sama anak baru kelas X 1 belum? pertanyaan Endah membuyarkan konsetrasi Gita.
“Oh yang dari Eropa itu? Belum tuh, anaknya dingin, kayaknya enggak gaul deh? jawab Gita sekenanya.
“Jangan gitu donk, kita butuh tuh cerita dari dia, siapa tau bisa kasih bocoran trend anak muda disana?.
“Kalau liat penampilan, kayaknya dia enggak tau mode deh, aku aja pas liat dia pertama kali, mikirnya ni anak pindahan dari arab kali yee…“ Gita mencoba membela diri.
“Ya udah kalau kamu gak mau, nanti aku aja yang wawancarain dia“ agak kesal Endah mendengar alasan Gita.
**
Bisakah?
Published 27 Oktober 2011 by endangkurniaPadi di sawah tak mampu menghidupkan kami
Mungkinkah aku anak petani
Sekolah bertelanjang kaki
Bisakah aku jadi presiden di negeri ini?
Sedangkan aku makan sehari sekali
Sawahku kering dimusnahkan musim
Mereka tak peduli
Ibu dan bapakku buta huruf
Hanya pandai mengaji
Kasih sayang mereka tak pernah mati
Nanti suatu saat
Aku turut
Matahari bersinar
Aku berjalan menyusuri
Dengan buku sehelai sepapan aku kepit
Utang dari warung oleh ibu
Sekolah terlalu mahal bagi kami
Bisakah aku jadi presiden di negeriku?
Apakah cita-citamu?
Bukankah kau lebih kaya dariku?
12062011
Obrolan dengan gadis kecil lampu merah simpang lima, Semarang