Gadis Indramayu (11)

Published 19 Maret 2011 by endangkurnia

Episode: Kisah yang sangat mengerikan…!

Aku bertanya kepada istriku: ”Apa yang telah terjadi padamu?”

Dia menjawab: ”Ketika kita masuk kedalam rumahku, ku duduk dengan keluargaku, lalu mereka bertanya kepadaku:

”Pakaian apa ini?!”

Ku jawab: ”Ini adalah pakaian wanita Islam”

Mereka bertanya: ”Siapa laki-laki yang bersamamu itu?”

Ku jawab: ”Dia adalah suamiku, aku masuk Islam dan menikah dengan pemuda Islam itu”.

Mereka berkata: ”Ah…ini tidak mungkin”.

Aku berkata kepada mereka: ”Dengarkanlah, pertama aku akan menceritakan kisahku”, lalu aku ceritakan kisahku kepada mereka dan kisah seorang “saudagar” Rusia yang ingin membawaku ke tempat pelacuran dan bagaimana aku melarikan diri darinya, kemudian aku bertemu denganmu.

Mereka berkata: ”Seandainya engkau menempuh jalan pelacuran itu maka kami lebih menyukai daripada engkau datang kepada kami menjadi sebagai seorang muslimah, terus mereka berkata: ”Tidak akan pernah engkau keluar dari rumah ini, kecuali engkau menjadi ortodok atau menjadi mayat yang tenang!!”

Dan seketika itu juga mereka membawaku dan mengikat kedua tanganku ke belakang bahu. Kemudian mereka datang kepadamu dan mulai memukulmu, aku mendengar suara mereka memukulimu, engkau minta tolong namun aku telah diikat.

Ketika engkau melarikan diri, saudara-saudaraku kembali lagi menemuiku, mereka ulangi mencaci-maki dan mencelaku, setelah itu mereka pergi membeli rantai kemudian aku diikat dengannya. Mulailah mereka mencambukku, sehingga nampaklah luka kulitku disebabkan oleh cambukan yang dahsyat dan aneh.

Setiap hari mereka memukuliku mulai dari waktu setelah asar sampai waktu tidur, adapun dipagi hari saudara-saudara dan bapakku pergi kerja, ibuku dirumah dan tidak ada disisiku kecuali saudariku yang kecil umurnya lima belas tahun, ia datang kepadaku dan tertawa melihat keadaanku, ini adalah satu waktu istirahat bagiku. Apakah engkau percaya bahwa perlakuan mereka itu sampai di waktu tidur, aku tidur dan pingsan! Mereka mencambukku sampai aku pingsan dan tertidur, yang mereka minta dariku hanya satu yaitu agar aku Murtad dari agama Islam, aku menolak dan berusaha untuk bersabar, setelah itu mulailah saudariku yang kecil bertanya kepadaku: ”Kenapa engkau meninggalkan agamamu, agama yang dianut oleh ibu, bapak dan Kakek-kakekmu?”

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.