Merindu (27)

Published 13 Februari 2011 by endangkurnia

Turun dari mobil kopayu tepat di lampu merah Jatibarang mataku melihat seorang santriwati dengan rok hitam panjang, kerudung putih plus seragam lengkap dengan logo Lembah Cimanuk Pesantren Al-Fauzy mengajak ingatanku pada masa orde baru. Di masa-masa itulah aku masih menjabat jadi anak madrasah dari salah satu madarasah yang diperhitungkan di Indramayu, hampir 8 tahun aku menimba ilmu agama di sana. Aku sering di sindir ustadz asal Subang, “Kapan santriwati yang satu ini pakai rok panjang kalau mengaji?”. Sekarang rasanya ingin sekali aku memamerkan diri dengan rok panjang di depan Ustadz Muslimin Ali supaya aku tak malu ketika request cerita sang pujaan hati tanpa harus disindir “Para istri Nabi dan sohabiyah tidak ada yang pakai celana”. Apa kabar ya beliau?.

Aku rindu, rindu dengan orang macam ustadz Muslimin. Dengan tulus menceritakan sang kekasih hati pada santriawati yang antri jajan di kantin. Para ustadz dan ustadazah zaman sekarang terlampau milenium menurutku. Terlalu bangga dengan tokoh barat yang dijadikan tokoh pada pokok ceramahnya. Bukannya tidak sepakat membuka mata pada dunia hanya saja aku cemburu kenapa bukan kekasih Allah saja? Bukankah dari non muslim sampai yang muslim sepakat tokoh yang paling berpengaruh terhadap dunia yakni sang kekasih yang namanya kita bahas ini? Aku yakin jangankan para ustadz atau ustadzah, kita – khususnya aku jika ditanya apakah cinta kepada kekasih Allah? Jawabnya pasti “cinta”. Nihil.

Semakin jarang yang mau menyebut nama insan kekasih Allah itu apalagi menyelipkan namanya dalam sebuah kidung irama. Lantunan sholawat dipandang lagu pinggiran lebih keren daripada lagu pop dan jazz. Orang alim yang mumpuni ilmunya mengklaim bid’ah. Ah, aku semakin merana saja bila melihat kejadian ini. Ingatkah?, “Kul inkuntum tuhibunallah fattabi’uni yuhbibkumullah…”, “Katakanlah, jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku (Muhammad Saw) maka Allah akan menhasihimu…”. Al-Imran: 31.

Bagaimana denganmu? Masih istiqomahkah dengan cerita kekasih Allah itu…?

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.